Myblog

Mylife
  • Jual Mobil Bekas

    Kami menjual aneka merk mobil bekas berrkualitass ...

  • Jual Mobil Bekas Berkualitas

    Kami menjual aneka merk mobil bekas

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Tampilkan postingan dengan label Chinna Katha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chinna Katha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2021

Musuh Yang Tidak Ada

 




Suatu hari dewa matahari amat terkesan oleh seribu delapan nama yang dipersembahkan seorang bhakta untuk memujanya. Dewa matahari mendengar nama-nama yang diucapkan orang itu dengan penuh kepercayaan. Beliau terutama menjadi waspada ketika disebut sebagai andhakaradwesi ( beliau yang dipandang musuh oleh kegelapan ). Beliau tidak dapat membiarkan adanya seorang musuh pun yang hidup; maka beliau menantang setan yang bernama kegelapan ini untuk bertempur sampai mati! Beliau pergi kesemua tempat persembunyian kegelapan, tetapi segera setelah beliau menemukan kegelapan, setan itu lenyap sehingga beliau tidak pernah dapat mencengkeramnya. Akhirnya beliau berkesimpulan bahwa kegelapan itu tidak ada dan hanyalah khayalan ciptaan pemujanya! Dihadapan cemerlangnya " keabadian", kegelapan mautpun akan segera kabur


Yang bersemayam didalam badan tidak dilahirkan dan oleh karena itu tidak akan mati. Tetapi manusia bersiteguh pada kekeliruan, bahwa dirinya adalah badan dan oleh karenanya menjadi subyek kematian dan kelahiran. Sebuah mangkuk perak dapat diubah bentuknya oleh tukang perak menjadi piring atau tempat sirih, tetapi walaupun nama, bentuk dan gunanya berbeda-beda peraknya tetap sama.

Buku : chinakatha

Membuang Buang Waktu


Ada seorang dokter di Benares, yang menggunakan waktunya lima menit di pagi hari dan lima menit di  sore hari untuk meditasi kepada tuhan. Ketika mengetahui hal ini, rekan dan teman-temannya menertawakan kelakuannya yang aneh. Suatu hari mereka mengejek bahwa ia menyia-nyiakan waktu 10 menit untuk sesuatu yang dipercayainya karena terpedaya. Dokter itu menjawab : "baiklah, jika tuhan tidak ada, aku setuju telah membuang-buang waktu sepuluh menit sehari. Tetapi bagaimana jika beliau memang ada? aku kira engkaulah yang menyia-nyiakan seluruh masa hidupmu. Aku lebih suka membuang waktu 10 menit daripada seumur hidup. Mengapa engkau tidak rela melihat aku memperoleh kebahagiaan sepuluh menit yang kudapat dari meditasi? Aku tidak merampas kebahagiaanmu; mengapa engkau akan mengambil kebahagiaanku?" tanyanya. Orang sinis itupun terdiam.


Buku : chinakatha